Tampilkan postingan dengan label Sejarah manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah manusia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Oktober 2011

Kisah lelucon Antara kaya dan Miskin

Hanya waktu yang telah menjawab kejadian tersebut. Dimana waktu terus saja tidak memihak pada sejarah pahit bangsa Indonesia, setelah menghadapi sejarah penjajahan yang cukup panjang oleh penjajah dulu. Dan sekarang kita secara tidak langsung kita terjajah oleh permainan ekonomi global yang sulit untuk dikuasai. Dan ini berdampak pada orang-orang kaya di Indonesia, dan tentu berimbas pada yang miskin.

Tapi mengapa jika orang miskin yang susah orang kaya gak ikut susah dan miskin. Fun Story:Gini ada seseorang yang miskin tinggal didekat seorang kaya yang sedang pailit. “gimana supaya saya tetap kaya?” kata orang kaya, ahh saya pindah rumah saja nanti bayang-bayang miskinnya hilang…hehehe.

Berdoa saja agar orang-orang kaya gak jadi miskin bisa susah nanti klo orang Indonesia miskin semua, semoga aja orang-orang kaya memiliki kekayaan dalam hatinya sehingga dapat membantu si miskin. Dan orang yang miskin semoga tidak miskin ilmunya karena ilmu modal awal untuk mendapat kekayaan.

Jadi untuk itu ukir sejarah bangsa kita dengan sejarah kemakmuran bukan sejarah kehancuran..!!

Senin, 06 Juni 2011

Catatan Menerangkan Proses tanda kematian Manusia


1. Merasa gelisah. Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.
2. Menarik diri. Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.
3. Sering mengantuk. Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.
4. Kehilangan nafsu makan. Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.
5. Mengalami jeda saat bernapas. Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.
6. Luka yang sulit sembuh. Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.
7. Pembengkakan. Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.
Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.
Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.

Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.
Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.
Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.
Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.
Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.
menurut cerita .S